Kapal KM Karya Indah Terbakar di Ternate, Api Diduga Berasal dari Dapur

 

Sebanyak lebih dari 200 penumpang dan kru kapal KM Karya Indah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Sanana dengan menggunakan Kapal KM Fungka Permata.

"Tim yang berada di lapangan telah mendata seluruh penumpang yang telah berhasil dievakuasi dari awal dari dan dievakuasi oleh Kapal KM Fungka Permata Personal," kata Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah, dalam keterangannya, Sabtu, 29 Mei 2021.

Data jumlah penumpang kata dia saat ini terus dilakukan pendataan baik yang dievakuasi menggunakan Kapal KM Fungka Permata, Basarnas, atau pun yang menggunakan Speedboat milik Pol Airud.

Saat ini kata dia, Basarnas mendirikan posko gabungan untuk mengevakuasi seluruh penumpang yang berhasil diselamatkan dari Kapal KM Karya Indah.

"Untuk jumlah penumpang saat ini masih dilakukan pendataan baik yang dievakuasi. Semua didata kembali untuk data valid terkait kapal KM Karya Indah yang mengalami kebakaran," kata dia.

Humas Basarnas Ternate Ichsan menambahkan hingga saat ini tidak ada korban meninggal dari hasil pendataan sementara.

Dia memastikan semua penumpang dipastikan sudah keluar dari kapal pada saat peristiwa kebakaran itu berlangsung.

Mengenai penyebab kebakaran kapal KM Karya Indah saat ini masih dilakukan investing namun kebakaran diduga berasal dari dapur.

"Infonya berasal dari dapur. Api berasal dari dapur," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala KSOP Kelas II Ternate, Affan Tabona mengungkapkan saat ini proses evakuasi terhadap 14 Anak Buah Kapal (ABK) dan 181 penumpang kapal telah selesai dilakukan dan seluruhnya dalam kondisi selamat.

KM Karya Indah diketahui melakukan perjalanan dari Pelabuhan Ternate menuju Pelabuhan Sanana. Namun, di tengah perjalanan kapal tiba-tiba mengalami insiden kebakaran.

"Belum diketahui penyebab terbakarnya kapal tersebut, kami fokus terhadap proses evakuasi para penumpang dan awak kapal," ungkapnya.

Sebagai informasi, KM Karya Indah merupakan kapal penumpang berukuran GT.1148 dengan kapasitas 300 orang.

Pada saat kejadian, kapal sedang membawa 14 orang ABK dan 181 orang penumpang terdiri dari 155 orang dewasa, 22 anak dan 4 lansia.***

sumber :https://www.pikiran-rakyat.com