Betapa kaget bukan kepalan dirasakan Nurmala (39).Warga warga Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini melapor ke polisi telah kehilangan sebuah smartphone.
Namun belakangan diketahui yang menjadi malingnya tak lain adalah suaminya sendiri. Kasus pencurian smartphone istri oleh suaminya sendiri ini langsung jadi perbincangan warga.
Nasi sudah menjadi bubur. Kasus pidana ini tetap jalan terus.
Karena terlanjur melaporkan kasus pencurian smartphone tersebut ke Polres Sumbawa, polisi langsung menangkap sang suami, pria berinisial BP (42) dan kemudian menahannya.
Nurmala kini harus ikhlas, untuk sementara waktu dia harus berpisah dengan sang suami yang mendekam di sel tahanan Polres Sumbawa.
Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra melalui Kasubbag Humas AKP Sumardi menjelaskan, kasus pencurian itu terjadi Jumat (15/1/2021), pukul 17.00 Wita, di rumahnya, di Jalan Puncak Ngengas, Kelurahan Pekat.
”Saat itu korban Nurmala melaporkan rumahnya dibobol maling,” jelas AKP Sumardi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/2/2021).
Kasus tersebut berawal ketika korban meninggalkan rumah untuk berjualan gorengan di Kelurahan Pekat.
Saat pulang sore harinya, korban curiga karena tabung gas yang sebelumnya berada di dalam ternyata sudah di luar rumah.
Korban pun mengecek ke dalam rumah.
Dia kaget karena HP Samsung A20S warna biru miliknya yang tengah ci-charge hilang di kamar.
Kasus itu menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta.
Tanpa pikir panjang, Nurmala pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Sumbawa.
Laporan tertuang dalam laporan polisi nomor LP/41/I/2021/SPKT.
Setelah menerima laporan Nurmala, penyelidikan pun dilakukan tim Puma.
Setelah melakukan penyelidikan cukup lama, Tim Puma Polres Sumbawa menemui titik terang.
”Ternyata pencuri HP tersebut merupakan suami korban sendiri,” jelasnya.
Tim Puma pun segera mendatangi rumah korban dan meringkus BP, suami korban, Jumat (12/2/2021) siang, pukul 13.00 Wita.
Dari tangan terduga, tim mengamankan barang bukti HP korban.
”Kini BP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” katanya.
Sang istri pun sangat kaget ternyata pencuri HP-nya adalah suami sendiri. Tapi dia tidak bisa berbuat banyak.
Atas perbuatannya, sang suami harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
sumber : https://www.tribunnews.com
