Mensos Risma Larang Dana Bansos Dibelikan Rokok, Sosiolog UI Nilai Sebagai Langkah yang Tepat

Penerima dana bantuan sosial (bansos) dilarang untuk menggunakan dana bansos tersebut untuk membeli rokok.

Larangan ini disampaikan oleh Menteri Sosial yaitu Tri Rismaharini dan dinilai oleh Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Imam Budidarmawan Prasodjo sebagai langkah yang tepat.

"Itu benar, jangan sampai bansos digunakan untuk beli rokok," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa 5 Januari 2021.

Dia menuturkan langkah yang dilakukan oleh Mantan Wali Kota Surabaya itu sebagai langkah yang tepat dan berani.

Imam beralasan bahwa langkah yang terbilang berani yang diambil Risma ini lantaran industri rokok di Indonesia cukup dominan.

Sehingga menurut Imam bisa saja ada orang-orang yang mungkin sensitif ataupun tidak nyaman terhadap langkah Mensos Risma.

"Rokok merupakan barang yang tidak pantas dikonsumsi dengan menggunakan dana bansos," kata Imam.

Menurutnya, sejauh ini langkah yang dilakukan Mensos sudah cukup baik dengan segala keterbatasan, apalagi, Risma harus menambal kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini.

"Apalagi bekerja dengan birokrasi yang kita tau tidak mudah sebagai bagian mesin yang bisa bekerja cepat dan tepat," ujarnya.

Selain itu, Risma yang juga kerap melakukan blusukan setelah menjabat sebagai Mensos dinilainya sebagai upaya menjemput aspirasi warga sekaligus mengasah kepekaan pada masyarakat Jakarta.

"Bu Risma mungkin tau banyak dengan Surabaya, tapi belum tentu tau dengan kondisi Jakarta," kata dia.

Menurut Imam seharusnya masyarakat mendorong langkah-langkah yang dilakukan Tri Rismaharini untuk mengatasi berbagai persoalan sosial yang ada.

Oleh karena itu, lanjut dia, tidak ada salahnya seorang Mensos pergi ke lapangan mendengarkan langsung aspirasi atau keluhan-keluhan warga yang mungkin selama ini kurang mendapat perhatian.***

sumber : https://www.pikiran-rakyat.com