Saya bingung nih. Tema hari ini tentang barang yang dikoleksi di rumah (tema kemaren sih, saya kemaren keos nugas jadi sekip deh). Masalahnya adalah saya bukan seorang hoarder. Bukan tipe suka menimbun banyak barang.
Kayaknya satu-satunya barang yang banyak saya punyai, buku doang. Itu pun nggak bisa dibilang koleksi juga karena jumlahnya nggak sebanyak itu juga. Nggak sampai harus ada rak yang isinya buku-buku sedinding penuh.
Jadi sedih dua bulan ini nggak tamat baca buku satu pun. Selain buku kuliah tentu saja. Eh, buku kuliah juga nggak tamat bacanya sih. Wkwkwk. Postingan [BACA BUKU] terakhir bulan September ya Tuhan.
Saya itu hobinya ngebuang-buang barang. Orangnya tegaan banget emang. Ada barang nggak berguna, buang. Ada barang rusak dikit, buang. Nggak suka banget kalau saya punya banyak barang tapi pada nggak kepakai.
Makanya saya sangat tidak cocok kalau di organisasi masuk ke bagian Badan Rumah Tangga (BRT). Itu sekretariat pasti bakal kosong karena barang-barang tak bertuan yang menumpuk pasti bakal saya buang-buangin. Nggak peduli, bodo amat, pokoknya harus enyah.
Oke jadi kayaknya bahas buku aja kali ya.
Kenapa Buku?
Simpel sih. Karena emang dari kecil suka baca. Apalagi dong yang bakal dikoleksi si penyuka baca buku kalau bukan buku.
Udah Berapa Banyak?
Dikit doang sih. Yang di kosan sekarang ada dua tumpuk di meja belajar. Di rumah ada sekotak rak kecil. Hahaha. Ini sih bukan koleksi namanya.
Gimana Biar Buku Awet?
Nggak tau juga sih. Tapi saya selalu menyimpan buku saya secara horizontal, katanya biar kertasnya nggak gampang kuning-kuning. Saya juga team anti ngelipet-lipet halaman buku. Harus pakai pembatas buku kalau lagi baca terus mau ditandai halamannya. Kalau nggak ada pembatas buku pakai kartu kek, pakai duit kek, ya apapun lah yang penting itu kertas nggak dilipet. Saya juga team anti nyoret-nyoret buku. Ada kan orang-orang yang kalau baca buku, ada bagian-bagian yang dispidolin atau distabiloin karena suka part itu. Beberapa buku saya disampul juga. Disampulin sama ibu saya. Sayanya sih malas. Wkwkwk.
Nah, berhubung beberapa buku saya di kosan nganggur, dan saya orangnya nggak suka ngeliat ada barang nganggur, tapi ya masa buku mau dibuang aku nggak rela, jadi para pembacaku sekalian yang di sekitar Kota Bandung boleh banget nih pinjam buku aku. Peraturannya:
- Buku harus kembali seperti keadaan semula.
- Kalau tidak seperti keadaan semula, balik ke peraturan sebelumnya. :)
Jadi ini dia buku yang tersedia di kosan saya di Bandung. Formatnya <judul buku> - <penulis> ya. Halah udah kayak spek tugas aja.
- 1984 - George Orwell
- Rentang Kisah - Gita Savitri Devi
- Dari Penjara ke Penjara - Tan Malaka
- Faith and the City - Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra
- The Best of Sherlock Holmes - Conan Doyle
- Di Kaki Bukit Cibalak - Ahmad Tohari
- Di Balik Kerling Saatirah - Niknik M. Kuntarto
- Seri Pertama The Chronicles of Ghazi: The Rise of Ottomans - Sayf Muhammad Isa dan Felix Y. Siauw
- Bekisar Merah - Ahmad Tohari
- Ganti Hati: Tantangan Menjadi Menteri - Dahlan Iskan
- A Little Something Different - Hall
- Dunia Sophie: Sebuah Novel Filsafat - Jostein Gaarder
- Hai, Miiko! 30 - Ono Eriko
- The Woman in Cabin 10 - Ruth Ware
- Orang-orang Bloomington - Budi Darma
Kalau yang ini tersedia juga di kosan, tapi belum saya baca:
- Homo Deus - Yuval Noah Harari
- Sunset Rosie - Tere Liye
- Aisyah - Sulaiman an-Nadawi
- How to Build a Billion Dollar App - George Berkowski
- Kancing yang Terlepas - Handry TM
- Yang Hilang dari Kita AKHLAK - M. Quraish Shihab
- Mualaf - John Michaelson
- Logika Agama - M. Quraish Shihab
Feel free to contact me. Boleh banget dipinjem, tapi tetep harus ngikutin aturan di atas. Wkwkwk. Terbatas selama saya di Bandung aja ya. Bentar lagi mau pulang liburan soalnya. Yeyeye.