Officially Warga Basdat

Officially Warga Basdat

It's kinda late but lets celebrate it now. Wkwkwk. Yeah, I am now officially Warga Basdat. Warga Basdat adalah sebutan buat asisten Laboratorium Basis Data. In case you wonder.


Masih inget nggak saya bilang kalau bakal menjalani seleksi asisten. Akhirnya saya lolos Basdat dong yuhu.

Di Labtek V ITB, alias sarangnya anak Teknik Informatika (IF) dan Sistem dan Teknologi Informasi (STI), ada banyak macem laboratoriumnya:

  • Lab Basis Data (Basdat)
  • Lab Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
  • Lab Pemrograman (LabPro)
  • Lab Sistem Terdistribusi (Sister)
  • Lab Ilmu dan Rekayasa Komputasi (IRK)
  • Lab Grafika dan Intelegensia Buatan (Gaib)
  • Lab Sistem Informasi (SI)
  • Admin (ini bukan lab sih, tapi ini orang yang ngatur server Labtek V)

Seleksi

Seleksi asisten ini diwadahi himpunan, eh iya nggak ya. Pengenalan lab alias open house lab yang ngadain himpunan aja pokoknya.

Seinget saya pas daftar boleh memilih tiga lab. Tapi endingnya tetep cuma dapet satu lab. Saya dulu cuma ngisi dua pilihan. Basdat (lab sekarang) sama RPL (mantan calon lab).

Kenapa Basdat? Alesan main-mainnya karena pas open house lab hadiahnya paling niat. Jadi pas open house kalau ada yang nanya dapet hadiah, hadiahnya tiket nonton Avengers dong. Alesan agak seriusnya, karena saya suka dapet insight baru dari data. Dan, yang terpenting, karena kayaknya saya udah menemukan definisi cita-cita saya dalam konteks pekerjaan deh. Saya pengen jadi Data Scientist. Kalau diinget-inget, dulu pas masih kecil saya sering bilang cita-cita saya mau jadi ilmuwan. Makin gede, makin pesimis. Tapi ternyata cita-cita saya balik lagi, pengen jadi Scientist. Bedanya sekarang ada tambahan Data-nya. Life's so weird.

Terus kenapa mau RPL? Karena kayaknya seru ya bisa tau banyak domain pengetahuan. RPL tuh kayak lebih ke urusan proyek. Jadi ilmu yang didapet nggak lingkup Informatika mulu. Idealis banget kan. Alesan lain karena nilai DRPL saya bagus dong. Songong tingkat tinggi.

Kenapa nggak pilih lab lain? Nggak pilih LabPro karena sadar nggak terlalu suka ngoding terus-terusan-gua-bisa-mabok. Nggak pilih Sister karena matkul-matkulnya traumatis. Nggak pilih IRK karena tubes-tubes di IRK banyak banget, kan ngoreksinya males. Nggak pilih Gaib karena terlalu gaib. Nggak pilih SI karena itu biarin anak STI aja lah yang ngambil. Nggak pilih Admin karena ah elah Sister aja bye apalagi Admin. Wkwkwk.

Jadi begitu. Akhirnya saya ikut proses seleksi Basdat sama RPL. Pengen banget diceritain di sini lengkap, tapi apa daya proses seleksinya terlalu CONFIDENTIAL jadi yaudah deh. Hahaha.

Intinya buat Basdat saya harus melakukan web scraping terus nanti datanya diinterpretasi. Aslinya pengen nulis tentang web scraping di blog. Tapi karena bentar lagi UTS dan males nulis topik serius jadi ditunda deh. Dasar pemalas. Udah ada draft padahal. Hehe.

Kalau yang RPL saya disuruh bikin ide perangkat lunak. Bikin proposal sederhana gitu, terus presentasi.

Dua lab ini lama banget sih seleksinya. Bulan Mei mulai, bulan September baru kelar. Lama gara-gara kepotong libur lebaran sih. Tapi karena pengumuman Basdat duluan, jadinya saya nggak ikut seleksi RPL sampai akhir. Pas ada email undangan buat presentasi RPL, saya nggak dapet. Udah diterima Basdat jadinya di-auto coret Lab RPL kayaknya.

Inti dari 9 paragraf di atas adalah saya seneng akhirnya diterima di Basdat yey. Awalnya sempet nggak yakin gitu sih, gara-gara apa coba? Nilai Basdat saya lebih jelek dari nilai OS yang merupakan matkul yang paling nggak saya suka. Pusing.

Sneak Peek Basdat

Apa yang terjadi setelah diterima jadi Warga Basdat? Langsung bagi-bagi PJ. Saya kebagian PJ Sharing yang mengatur waktu buat sharing kerja praktek (KP) sama sharing tugas akhir (TA). Tapi nggak seserius itu juga sih, Basdat banyak main-mainnya, hahaha. Welcoming aja harus makrab. Program kerjanya adalah ngasih surprise ulang tahun (surprise ulang tahun udah jadi proker, sebelah mana ya surprisenya). Lab isinya mainan kartu, stacko, sama danusan makanan. 

Ohya, berkat Basdat saya jadi tau sebuah fun facts, mahasiswa bisa ngeprint gratis di perpustakaan STEI dong dan jatah per orangnya 1000 lembar per semester. Ini penting.

Ya baru segitu. Saya juga belum kerja ngasisten matkul. Masih semester depan. Ohya, matkul yang diampu Lab Basdat ada matkul Basis Data sama Manajemen Basis Data.

Terus sekarang saya pusing mau UTS. Belum kelar ngurus finger print lab pula. Biar bisa cepetan mengeksploitasi lab nih. Wkwkwk. Doain saya bisa menang ngotot-ngototan sama petugas teknis Labtek V (duktek elah). Hahaha. Ruwet gitu sih ah si Bapak, kan gue bingung.

Gitu aja gengs.

Warga Basdat 15 - 16
Ini pas dilantik ceritanya

P.S. Kenapa yang dipakai di poster Welcome Warga Basdat 2016 foto gue yang nggak normal si. Asdfghjkl.