Sinopsis Takdir Lonceng Cinta Episode 47 Tayang Rabu 15 Agustus 2018 Antv Hari Ini

BARU SINOPSIS SINOPSIS TAKDIR LONCENG CINTA Episode 47 Tayang Rabu 15 Agustus 2018 ANTV Hari Ini || Para perempuan tiba di hotel yang prihatin dengan keadaan Preeta. Karan tiba ke sana dan bertanya-tanya bagaimana mengungkapkan kebenarannya sekarang. Sarla khawatir seberapa besar Preeta terluka. Shrishti mencicipi ada sesuatu yang salah dan bertanya mengapa Preeta tidak ada di hotel. Karan meminta mereka untuk ikut bersamanya ke kamar hotel. Shrishti menghentikan Karan dan bertanya apa yang salah dalam problem ini? Dia bukan orang yang akan memanggil mereka dan meminta mereka untuk tiba ke hotel. Dia ingin tahu persis apa yang sedang terjadi.

Sarla memberitahu Shrishti untuk diam. Karan baiklah bahwa Preeta tidak mengalami kecelakaan. Sarla bertanya apa alasan ia menginginkan mereka di sini dalam keadaan mendesak ibarat itu. Karan menyampaikan Prithvi, ia selalu mewaspadai Prithvi. Dia telah melihat Prithvi dengan seorang gadis hari ini. Sarla sedih bahwa apa yang akan ia katakan kepada Preeta. Pertama Deepak mengkhianati dia, dan kini Prithvi. Shrishti sangat murka pada Prithvi dan memberitahu Sarla untuk tidak bersikap emosional ketika ini. Sarla mengingat kembali sikap Prithvi yang baik. Keluarga mereka tiba bersama Karan. Karan mengetuk pintu, Sarla memukulnya dengan keras. Karan menyampaikan ia akan mengambil waktu yang tepat. Para perempuan sangat marah. Prithvi terkejut melihat Sarla dan keluarga dan enggan membiarkan mereka masuk. Karan menyampaikan pintu tidak akan terkunci dan mencoba membuka pintu. Prithvi meyakinkan tidak ada seorang pun. Mereka masuk ke ruangan tetapi tidak ada seorang pun di sana. Shrishti mengetuk pintu kamar kecil dan tidak mendengarkan Prithvi. Nenek memberitahu mereka untuk meninggalkan problem itu, gadis itu tidak mengkhianati mereka.

Sarla mempertanyakan Prithvi alasannya yaitu mengkhianatinya. Dia keluar menjadi bajingan. Baru kemarin ia menjalani roka tapi ternyata ia setan. Nenek menyampaikan mereka sudah tertipu oleh pembicaraan manis dan ia mengambil laba dari kesederhanaan mereka. Karan berpikir sebaiknya mempunyai daerah sendiri.

Karan meminta untuk melihat ke kamar kecil dimana gadis itu bersamanya. Mereka terkejut ketika membuka pintu, itu Preeta. Preeta bertanya apa yang terjadi. Prithvi merasa kesal alasannya yaitu ia telah bersama Preeta selama ini, dan meninggalkan ruangan. Sarla berjalan di belakang Prithvi dan meminta maaf. Prithvi tersenyum dan bertanya pada Sarla bagaimana ia bahkan memikirkannya dengan cara ibarat itu. Jika ia merasa ia hanya pamer untuk menjadi laki-laki yang baik, jikalau ini sanggup mengambarkan seberapa baik dirinya. Dia memanggilnya setan dan menghinanya, ini sudah cukup sekarang. Dia memutuskan kekerabatan ini dengan Preeta sekarang. Sarla tidak sanggup berkata-kata sekarang. Sarla siap untuk berdiri, tetapi Prithvi pergi.

Preeta mempertanyakan Karan bahwa ia berbohong wacana kecelakaannya dan kemudian menyalahkan Prithvi. Karan menyampaikan ia telah melihat Prithvi dengan gadis lain di sini hari ini. Dia bertanya Preeta ketika ia tiba ke sini. Preeta menyampaikan sekitar setengah jam yang lalu. Karan menyampaikan ia telah melihat Prithvi semenjak usang dengan seorang gadis lain. Preeta menyampaikan kepadanya untuk tetap keluar dari problem Prithvi dan hidupnya, hidupnya akan membaik. Karan menyampaikan lamarannya tidak baik untuknya, itu akan menghancurkan hidupnya. Sarla masuk ke kamar dan menampar Karan, ia sangat murka dan menangis bahwa ia mempercayai Karan tapi ia kekanak-kanakan dan tidak pernah menganggap sesuatu serius. Karena ia mereka kehilangan lamaran Prithvi untuk Preeta hari ini. Preeta mencoba menenangkan Sarla dan membawanya ke daerah tidur. Dia menyampaikan Karan hanya melindungi dirinya, ia sangat peduli padanya dan keluarganya. Sarla mengerti, kemudian menggenggam tangan Karan untuk usul maaf untuk menamparnya tetapi Prithvi telah memutuskan lamarannya. Preeta terkejut. Sarla menyesal, ia membual ke Deepak alasannya yaitu menemukan laki-laki terbaik di dunia untuk Preeta. Sekarang apa yang akan ia jawab kepada kerabat dan tetangganya, dan apa yang akan terjadi pada Preeta.

Prithvi memberitahu Sherlin bahwa ia telah memutuskan kekerabatan dengan Preeta. Sarla sangat menghinanya, dan mereka mendapatkan apa yang dikatakan Karan. Dia tidak tahan penghinaan untuk waktu yang lama. Sherlin mengingatkannya wacana rencana masa depan mereka dan menyampaikan jikalau ia menikahi Preeta, ia sanggup melaksanakan apa saja dengan dia. Dan ini akan membersihkan jalannya untuk menjebak Rishab juga.

Di rumah, Sarla menyalahkan dirinya sendiri yang menjadikan semua masalah. Karan memikirkan kata-kata Sameer. Dia bertanya-tanya apakah ia cemburu pada Prithvi dan menganggapnya salah. Dia tiba untuk meminta maaf kepada Sarla, bahwa itu alasannya yaitu ia bahwa Prithvi membatalkan lamarannya. Dia akan meminta maaf kepada Prithvi dan menciptakan semuanya tepat lagi.

Sherlin menerima telepon dari Kareena bahwa itu yaitu Sangeet-nya sesudah tiga hari. Sherlin sedang berdansa dengan Prithvi. Setelah mendapatkan panggilan Prithvi senang Sherlin segera siap untuk perayaan. Dia menyampaikan ia senang telah menang atas Karan hari ini, Preeta niscaya merasa tidak beruntung untuk mendapatkan dua pertunangan yang rusak. Mereka tidak akan lagi punya waktu untuk memata-matai mereka lagi.

Karan dan Preeta pergi bersama. Preeta menyampaikan ia tidak ingin kepalanya tertunduk, tetapi ia harus meminta maaf atas kesalahan yang telah ia lakukan. Karan menganggap itu rumit. Preeta menyampaikan ia banyak mengganggu dalam hidupnya. Dia menyebarkan dengannya bahwa Sherlin bukanlah orang baik, tapi ia menyalahkannya untuk yang benar. Karan menghentikan kendaraan beroda empat dan keluar menyampaikan ia telah berubah pikiran. Karan menyampaikan ia tidak sanggup mengambil resiko alasannya yaitu tidak memberitahu mereka wacana kenyataan Prithvi. Dia harus melaksanakan ini semua, ia tidak sanggup mengambil risiko 1% pun. Preeta menyampaikan ia hanya mengerti lamaran ini yaitu senyum ibunya, itu keinginan keluarganya. Tidak bisakah ia menelponnya sekali? Karan menyampaikan ia tidak akan memanggilnya kembali meskipun untuk sekali. Preeta menyampaikan ia tidak diam, dan harus melaksanakan banyak hal di rumah. Keluarganya harus menanggung banyak jikalau lamaran ini rusak. Dia tidak menghargai hubungan. Karan menghentikannya menyampaikan ia akan bergabung dengan kekerabatan pentingnya. Preeta memperingatkan jikalau ia tidak benar dan dengan benar meminta maaf pada Prithvi, persahabatan mereka rusak. Karan menghentikan kendaraan beroda empat dan menyadari itu hanya mimpi sehari dan bahwa ia telah kehilangan konsentrasi ketika mengemudi. Preeta menyampaikan pada Karan bahwa ia mengerti ia melakukannya alasannya yaitu persahabatan, niatnya benar. Siapa pun sanggup mempunyai evaluasi yang salah kapan saja. Karan berpikir Preeta benar-benar baik, ia telah menjadikan problem besar dalam hidupnya, tetapi ia tetap baik terhadapnya.

Sherlin menuangkan minuman untuk dirinya sendiri dan senang bahwa ia akan segera menikah. Dia akan mendapatkan Rishab di tangannya, ia akan melaksanakan apapun yang ia inginkan. Dia meminta perayaan dan membawakannya minuman. Prithvi menyampaikan tidak ada yang sanggup membuatnya lebih senang selain pikiran bahwa ia akan menikahi Rishab dalam beberapa hari. Sherlin bertanya apakah ia tidak akan merindukannya? Prithvi menyampaikan kekerabatan mereka lebih serius daripada Rishab yang membosankan itu. Sherlin menyampaikan ia mengasihi ketidaknyamanannya terhadapnya. Prithvi menyampaikan ia sangat yakin wacana kekerabatan mereka dan cinta mereka. Sherlin semakin dekat dengan Prithvi, ia memegang pinggangnya.
Karan dan Preeta hingga di luar rumah.

Prithvi dan Sherlin dekat satu sama lain. Preeta dan Karan hingga di rumah Prithvi. Preeta menyampaikan mereka akan kembali jikalau ia tidak ada di rumah. Karan berpikir ini berarti ia benar-benar harus membungkuk di depannya. Prithvi merasa kesal alasannya yaitu suara bel pintu. Sherlin pergi untuk menilik pintu, tetapi Prithvi menghentikannya menyampaikan ia tidak di rumahnya. Dia rahasia mengirimnya ke dalam. Karan meminta Preeta untuk memanggilnya, ia akan pergi ke daerah Prithvi berada. Pintu terbuka. Prithvi berpikir keras dan bertanya mengapa mereka ada di sini? Jika ada sesuatu yang tersisa? Prithvi berpikir ini berarti ia benar, Karan akan meminta maaf.

Prithvi menyampaikan tidak ada yang tersisa untuk sesuatu yang sanggup dikatakan. Tetapi tampaknya seseorang tidak ingin mereka menikah. Sherlin senang wacana Prithvi. Preeta meminta maaf pada Prithvi atas apa yang terjadi di hotel. Karan mengatakannya semua alasannya yaitu dia, ia menyesal. Prithvi memberi sinyal kepada Sherlin untuk masuk ke belakang, kemudian mengundang Preeta dan Karan ke dalam. Dia meminta maaf alasannya yaitu ada pelayan di rumah sekarang. Lalu bertanya pada Karan apa yang ia katakan. Karan menyampaikan Prithvi hanya menyampaikan ia suka Preeta, ia harus alasannya yaitu ia yang terbaik. Preeta tersentuh oleh tindakan dan kata-katanya. Karan menyampaikan ia mungkin telah melihat orang lain di sana dan menerka itu Prithvi. Prithvi bertanya bagaimana Karan sanggup berpikir ibarat ini, dan bahkan keluarga Preeta mempercayainya alasannya yaitu mereka mempercayai Karan lebih dari dia. Preeta meminta maaf dari pihak keluarganya. Karan merasa buruk. Prithvi menyampaikan ia mendapatkan persahabatan mereka, tetapi melarang Karan untuk ikut campur dalam kehidupan temannya sedemikian rupa. Dia harus berhati-hati mulai sekarang. Karan menyampaikan ia akan berhati-hati. Prithvi menyampaikan tampaknya tidak ada kesalahpahaman sekarang, itu yaitu haknya untuk dimaafkan sekarang. Dia menyampaikan ia sangat murka dan harus pergi ke Sarla dan meminta maaf alasannya yaitu membatalkan perjodohan. Dia masuk ke dalam untuk mengambil teleponnya. Preeta dan Karan sama-sama kesal.

Rishab meminta Rakhi bicara jikalau itu penting. Rakhi bertanya apa masalahnya, dan bersikeras padanya untuk membawa Sherlin berbelanja. Rishab menyampaikan ia siap memberinya kartu dan sopir, ia sanggup pergi sendiri. Rakhi bertanya apakah itu berarti ia kekurangan uang. Rishab kesudahannya setuju. Rakhi menyampaikan kepadanya untuk memanggilnya di sini.

Sherlin sangat gembira dengan balasan Prithvi yang lurus ke depan. Dia kesal mendengar telepon Rishab dan memotong panggilan, ia tidak ingin berbicara dengannya, tetapi Prithvi. Prithvi menegaskan pintu itu terkunci. Dia tiba dan membanggakan wacana menghina Karan dengan baik. Sherlin senang bahwa hari ini Karan telah membayar semuanya. Tapi ia tidak menginginkan kehancuran Karan tapi Rishab. Prithvi berjanji akan bekerja dengan baik untuk menghancurkannya. Bel telepon Rishab berdering lagi. Rishab menyampaikan Rakhi ingin ia membawanya keluar untuk persiapan kesepakatan nikah dan belanja. Sherlin menyampaikan ia selalu siap untuk pergi kemanapun dengannya. Rishab bertanya di mana mereka sanggup bertemu. Sherlin memberinya waktu untuk bertemu di Bandra. Dia senang bahwa mereka begitu dekat untuk menuntaskan rencana mereka. Dia berangkat ke pasar, sementara Prithvi pergi untuk menawarkan aktingnya kepada Sarla.

Di luar, Prithvi meminta Preeta untuk ikut dengannya. Sarla niscaya senang melihat mereka bersama. Preeta memegang tangannya, Karan kesal karenanya. Karan hilang dalam beberapa pemikiran. Prithvi memberitahu Karan untuk pergi dan bermain kriket, ia hanya sanggup sukses dalam permainan itu. Dia pergi dengan Preeta.

Sherlin bersembunyi di belakang sofa ketika ibu Prithvi tiba dan pergi minum air. Dia siap untuk berlari dengan sepatunya di tangan ketika bel telepon berbunyi dan ibu Prithvi berbalik. Dia tidak sanggup mendengar siapa yang sedang menelepon dan melanjutkan perjalanan. Sherlin bertanya-tanya apakah perempuan ini harus kembali sekarang. Sherlin menerka ia terlambat alasannya yaitu perempuan ini. Dia pikir Prithvi ceroboh dan tidak menyampaikan bahwa ibunya akan kembali.

Di rumah, Sarla menangis di kuil bahwa kehidupan Preeta dipenuhi dengan kebahagiaan. Tapi mengapa ini semua terjadi pada mereka, ia harus dieksekusi untuk semua kesalahan. Shrishti membawakan teh dan meminta Sarla untuk duduk bersamanya. Dia bertanya bagaimana. Sarla tersenyum alasannya yaitu itu sangat enak. Shrishti menyampaikan anak-anaknya sangat beruntung, alasannya yaitu ia yaitu ibu terbaik. Sarla menangis alasannya yaitu ia bukan ibu yang baik, ia menyakiti Preeta. Shrishti bertanya apakah ia niscaya sedih alasannya yaitu Shrishti memanggilnya yang terburuk. Nenek bertanya bagaimana jikalau Karan menyampaikan itu benar? Shrishti menyampaikan itu niscaya adil, apapun yang dikatakannya pada Prithvi. Dia menyampaikan Sarla ia yaitu perempuan yang sangat berani. Dia dan Preeta merasa kondusif bersamanya di sini. Sarla bertanya apakah Shrishti berharap ia terus menangis sepanjang hari? Dan tersenyum.

Karan bertanya-tanya apakah ada seorang gadis yang tidak menyukai Karan Luthra. Kepandaiannya tidak mensugesti gadis ini, dan ia telah menentukan orang yang salah. Dia bertanya-tanya mengapa mereka berteman sesudah semua perbedaan. Itu semua alasannya yaitu Rishab bahwa ia menjadi sahabat dengan gadis renta ibarat itu. Dia bertanya-tanya mengapa ia melaksanakan semua untuk Preeta saja.



*Sinopsis ini dibentuk 3 Episode penayangan India

MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  | 107
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI