Sinopsis Takdir Lonceng Cinta Episode 103 Antv (Kundali Bhagya)

BARU SINOPSIS SINOPSIS TAKDIR LONCENG CINTA Episode 103 ANTV (Kundali Bhagya) || Di jalan, Karan tidak mengenali Preeta alasannya lumpur di wajahnya. Prithvi dengan gelisah menunggu Sherlin di hotel. Sherlin berhenti di depan hotel. Karan turun ke kendaraan beroda empat dan berlari di belakang Sherlin. Seorang penjaga menghentikan Karan dan memintanya untuk memarkirkan mobilnya di hotel. Karan meminta maaf dan menyerahkan kunci untuk menjaga kawasan parkir.

Prithvi bertanya pada Sherlin mengapa beliau begitu tegang, beliau ada di sana. Sherlin takut beliau melihat Preeta di jalan, bagaimana jikalau beliau mengikuti mereka. Prithvi memberinya kunci kamar dan memintanya menunggu di sana. Dia akan pergi ke penjaga keamanan dan melarangnya membiarkan Preeta masuk, jikalau beliau datang.

Preeta pulang ke rumah dengan mandi lumpur. Sarla keluar khawatir dan menyeka wajahnya. Preeta sangat marah. Sarla meyakinkan beliau akan mencucinya dan tidak akan ada noda di bajunya. Preeta menyampaikan rasanya Sherlin yang mengendarai kendaraan beroda empat itu. Hanya beliau yang berperilaku jelek di dunia. Sarla membawa Preeta untuk mandi.

Karan tiba di belakang Prithvi yang sedang menunggu sopir dan keamanan. Prithvi meminta Sanjay untuk sumbangan penting dan menawarkan foto Preeta padanya. Dia melarangnya membiarkan beliau masuk dan tidak pindah dari pintu masuk dengan alasan apapun. Sanjay mengambil seikat uang dari Prithvi. Karan telah memikat seorang gadis dan harus membantunya dengan file, ia kehilangan Prithvi dikala itu. Dia tiba di belakang Prithvi mencari Sherlin tetapi tidak sanggup melihatnya.

Di dalam ruangan, Sherlin memanggil Prithvi. Dia sudah menunggu lift. Karan yakin Sherlin niscaya ada di kamar sekarang. Dia tetapkan untuk menemui resepsionis untuk menanyakan nomor kamar. Namun, Karan dikepung oleh para penggemarnya. Prithvi mencicipi Karan ada di sana dan berbalik, tetapi wajah Karan tidak terlihat. Sherlin takut bagaimana jikalau Preeta tiba ke sini. Prithvi meyakinkan Sherlin bahwa begitu beliau memeluknya, beliau akan melepaskan semua ketakutannya. Karan mendengar Prithvi di sana dan tetapkan untuk mengikutinya. Dia berjalan di belakang Prithvi melalui tangga.

Di dalam kamar, Prithvi menutup pintu dan memberi tahu Sherlin sekarang, kita harus berpikir bagaimana jikalau Janki bangun. Sherlin menyampaikan beliau sedikit lebih percaya diri. Prithvi membanggakan beliau akan menuntaskan persoalan Janki dengan sangat baik. Prithvi membawa minuman untuk Sherlin. Dia berbalik, jengkel bagaimana beliau akan menangani Rishab. Gelasnya jatuh. Ketika beliau pergi, Prithvi tetapkan untuk menuangkan minuman. Dia perlu memikirkan 'akhir' hidup Janki.

Sanjay menatap Karan mengikuti seseorang di lift. Dia bertanya-tanya di mana menemukan Prithvi sekarang? Prithvi memuji Sherlin dikala beliau keluar sehabis mengganti gaunnya. Sherlin menyampaikan pada Prithvi jikalau Rishab menguntitnya, dan telah meminta manajernya untuk menanyakan perihal dia. Dia yaitu seorang pengusaha dan tidak bodoh, bagaimana jikalau beliau mengenalinya, masa lalunya dan nama aslinya. Dia akan tetapkan pertunangannya dengannya, dan Prithvi juga tidak akan sanggup menikahi Preeta. Permainan mereka akan berakhir. Prithvi meminta Sherlin untuk tidak tegang, semuanya akan segera menjadi lebih baik.

Shrishti pulang ke rumah, tersesat dalam pikiran Sameer. Nenek bertanya apakah angin lebih hirau taacuh di luar begitu juga pelukannya. Shrishti menyampaikan beliau sedang memikirkan sesuatu. Shrishti tetapkan untuk tidak memberitahunya secara eksklusif perihal Sameer, kemudian menciptakan dongeng perihal temannya, Shilpa. Dia menyampaikan Shilpa menyerupai beliau dan mempunyai seorang teman, mereka selalu bertarung satu sama lain. Tapi hari ini, Shilpa tidak menyampaikan apa pun pada Sameer hari ini. Nenek mencicipi Shrishti sedang berbicara perihal dirinya sendiri dan Sameer dan bukan Shilpa. Sarla memanggil mereka ke dalam kamar Janki.

Prithvi mencoba memeluk Sherlin tapi beliau marah. Dia menyampaikan Prithvi tidak ada rencana kerjanya, beliau hanya membanggakan untuk melaksanakan banyak hal tetapi tidak ada gunanya. Prithvi menampar Sherlin keras dan berteriak padanya untuk diam. Karan berhenti di luar dikala beliau mengenali bunyi Prithvi. Dia bertanya Sherlin jikalau beliau terus menghina, bisakah mereka menemukan solusi untuk persoalan mereka. Dia tidak pernah menemukan solusi dan hanya panik. Sherlin sangat murka dikala beliau menamparnya dan pergi. Prithvi menghentikannya di luar kamar hotel. Karan bersembunyi di balik meja. Prithvi menghentikan Sherlin dan membawanya ke kamar lagi. Karan mencoba masuk tetapi Prithvi menutup pintu kamar. Dia tidak sanggup melihat wajah Sherlin dan bertekad untuk mengekspos Prithvi di depan Preeta sekarang. Dia akan melihat bagaimana Prithvi akan menyentuh Preeta.


*Sinopsis ini dibentuk 1 Episode penayangan India

MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  |
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI