BARU SINOPSIS SINOPSIS TAKDIR LONCENG CINTA Episode 108 ANTV (Kundali Bhagya) || Karan merasa asing bahwa ia melaksanakan upaya besar untuk Preeta, tetapi ia tidak pernah sanggup senang bersamanya.
Di sana, Preeta tersentuh oleh tindakan Karan hanya demi ibunya. Karan kesal wacana Prithvi yang memegang tangan Preeta. Dia menghentikan kendaraan beroda empat dan bertanya pada dirinya sendiri mengapa ia merasa jelek alasannya yaitu ia memegang tangan Preeta. Mengapa hal mempengaruhinya? Dia bertanya-tanya apakah itu harus membawa ibunya ke hotel. Siapa yang menyebut ibunya sebagai sayang? Dia menetapkan untuk menyingkirkan pikiran wacana Preeta, tetapi bertanya-tanya bagaimana?
Di sana, Preeta menganggap Karan masih menganggap Prithvi salah, tetap saja ia menentang penilaiannya untuk ibunya. Bagaimana ia sanggup melupakan ini wacana dia? Dia dan Prithvi saling tersenyum satu sama lain. Preeta merasa jelek alasannya yaitu tidak berdaya di depan Karan hari ini.
Karan berpikir setidaknya Preeta merasa kasihan padanya alasannya yaitu meminta maaf. Saat ia menarik mobil, Sameer akan tertabrak. Karan menegurnya alasannya yaitu ingin mati. Sameer bertanya pada Karan mengapa ia begitu marah? Karan bertanya pada Sameer kalau Anda membunuh seseorang, Anda akan dipenjara atau digantung. Sameer bertanya apakah itu Preeta, alasannya yaitu Karan selalu kesal padanya. Karan pribadi berhenti berbicara, kemudian bertanya mengapa harus membuang waktu untuk Preeta. Dia sudah menikahi Prithvi dan menyerahkan kunci kendaraan beroda empat kepadanya untuk memarkirnya.
Sarla sedang menunggu Preeta ketika ia tiba. Prithvi tiba untuk meminta maaf kepada Sarla. Shrishti senang bahwa karenanya ia meminta maaf. Sarla meminta maaf kepada Prithvi dengan imbalan untuk mencurigainya. Dia berjanji untuk tidak pernah melaksanakan kesalahan menyerupai itu. Preeta berpikir ia perlu menghentikan Sarla tetapi tidak bisa, Sarla dan Prithvi sama-sama murka pada Karan. Prithvi menyampaikan bahwa Karan yang mensugesti Sarla untuk melawannya, ia menelepon Preeta untuk menemui ibunya tetapi ibunya telah turun ketika ia tiba. Dan semua yang terjadi kemudian, ia murka dan pergi. Sarla sekali lagi meminta maaf. Shrishti bertanya pada Sarla kalau ia akan meminta lamaran darinya, ia harus berhenti meminta maaf. Sarla menegur Shrishti menyampaikan ia melaksanakan kesalahan, ini bukan wacana mengemis. Preeta memberitahu Sarla bahwa Prithvi sudah mengerti, dan itu terlalu berlebihan. Prithvi melamun di hadapan Preeta alasannya yaitu tidak ingin harga diri ibunya turun di depannya. Prithvi, meminta Sarla untuk mendapatkan kembali lamaran mereka. Dia meyakinkan untuk menciptakan ibunya tiba lagi dan memperbaiki tanggal ijab kabul juga. Sarla senang dan meminta Shrishti untuk membawakan beberapa manisan. Preeta berpikir bahwa pernikahannya sangat berarti bagi Sarla. Sarla memanggil Shrishti untuk permen dan merindukan Janki. Prithvi bertanya wacana Janki. Sarla menyampaikan ia sedikit sadar tetapi sedang tidur, Dokter menyampaikan ia sanggup sadar kapan saja. Sarla menghargai Rishab yang mendapatkan dokter terbaik untuknya. Prithvi meminta untuk bertemu Janki. Sarla senang mempunyai Prithvi, ia gundah mengapa Karan melaksanakan ini semua. Preeta berpikir Karan sangat peduli dengan mereka, dan Prithvi tiba ke sini hanya alasannya yaitu dia. Dia merasa kasihan pada Karan.
Kareena dan Kritika sedang menentukan perhiasan. Rakhi membawa tumpukan kotak bersama dan bangga atas semua kebahagiaan. Karan bertanya wacana itu. Mereka memberitahunya wacana tanggal ijab kabul yang ditetapkan sehabis tiga hari. Karan bertanya-tanya bagaimana ia akan menghentikan perkembangan super cepat ini. Dia menuju kamarnya. Kareena bertanya-tanya mengapa ia selalu tetap tersesat. Rakhi menyampaikan ia niscaya lelah. Kareena mengira ia kesal dan tidak ingin Sherlin menikah di rumah ini. Dia meminta Preeta bertanggung jawab atas semua itu.
Bibi membawa Prithvi ke kamar dan ia pergi untuk membuka jendela. Prithvi mengutuk dirinya sendiri alasannya yaitu tidak membunuh Janki pada dikala yang tepat. Dia bertanya pada Bibi apa yang ia rasakan kalau itu tidak disengaja, atau mungkin ada musuh yang melaksanakan ini. Bibi menyampaikan mereka tidak pernah melaksanakan kesalahan pada siapapun, itu sanggup saja alasannya yaitu kesalahan. Prithvi menyampaikan ia tidak akan menyelamatkan orang yang bertanggung jawab atas semua ini. Dia beropini mungkin seseorang telah memukulnya keras di kepalanya. Bibi menyampaikan ia merasa Janki niscaya lari keluar dari kamar ketika ada api dan niscaya dipukul. Prithvi bersikeras ini wacana permusuhan. Bibi tidak mendapatkan dan meminta Janki untuk bangun. Prithvi senang bahwa mereka sedikit sederhana. Dia menetapkan untuk membunuh Janki, tidak ada yang akan mencurigainya? Dia berharap perempuan renta ini meninggalkan ruangan hanya selama lima menit.
Rishab tiba untuk menjemput Sherlin. Sopir memberinya beberapa obat. Rishab membelokkan kendaraan beroda empat ke rumah Preeta, ia menjelaskan bahwa ia akan membawa obat-obatan ke rumah Preeta itu penting. Dia merekomendasikan mereka untuk Janki. Sherlin tampak kesal, tetapi kemudian ia sendiri berpikir bahwa Prithvi harus ada di sana untuk ditangani. Dia ingin melihat mereka berdiri lebih dulu. Rishab menyampaikan Sherlin aneh, ia murka atau tersenyum sendiri. Sherlin menyampaikan ia sangat senang akan bertemu dengan Janki, ia baik. Rishab menyampaikan semua orang baik di rumah Sarla.
Di dalam ruangan, Karan kesal alasannya yaitu kalah dalam pertempuran melawan Sherlin. Dia bertanya-tanya mengapa ia tidak sanggup menetapkan apa yang diinginkannya, kemudian menyampaikan Preeta yaitu gadis yang sangat baik.
*Sinopsis ini dibentuk 1 Episode penayangan India
MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi |
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI
Di sana, Preeta tersentuh oleh tindakan Karan hanya demi ibunya. Karan kesal wacana Prithvi yang memegang tangan Preeta. Dia menghentikan kendaraan beroda empat dan bertanya pada dirinya sendiri mengapa ia merasa jelek alasannya yaitu ia memegang tangan Preeta. Mengapa hal mempengaruhinya? Dia bertanya-tanya apakah itu harus membawa ibunya ke hotel. Siapa yang menyebut ibunya sebagai sayang? Dia menetapkan untuk menyingkirkan pikiran wacana Preeta, tetapi bertanya-tanya bagaimana?
Di sana, Preeta menganggap Karan masih menganggap Prithvi salah, tetap saja ia menentang penilaiannya untuk ibunya. Bagaimana ia sanggup melupakan ini wacana dia? Dia dan Prithvi saling tersenyum satu sama lain. Preeta merasa jelek alasannya yaitu tidak berdaya di depan Karan hari ini.
Karan berpikir setidaknya Preeta merasa kasihan padanya alasannya yaitu meminta maaf. Saat ia menarik mobil, Sameer akan tertabrak. Karan menegurnya alasannya yaitu ingin mati. Sameer bertanya pada Karan mengapa ia begitu marah? Karan bertanya pada Sameer kalau Anda membunuh seseorang, Anda akan dipenjara atau digantung. Sameer bertanya apakah itu Preeta, alasannya yaitu Karan selalu kesal padanya. Karan pribadi berhenti berbicara, kemudian bertanya mengapa harus membuang waktu untuk Preeta. Dia sudah menikahi Prithvi dan menyerahkan kunci kendaraan beroda empat kepadanya untuk memarkirnya.
Sarla sedang menunggu Preeta ketika ia tiba. Prithvi tiba untuk meminta maaf kepada Sarla. Shrishti senang bahwa karenanya ia meminta maaf. Sarla meminta maaf kepada Prithvi dengan imbalan untuk mencurigainya. Dia berjanji untuk tidak pernah melaksanakan kesalahan menyerupai itu. Preeta berpikir ia perlu menghentikan Sarla tetapi tidak bisa, Sarla dan Prithvi sama-sama murka pada Karan. Prithvi menyampaikan bahwa Karan yang mensugesti Sarla untuk melawannya, ia menelepon Preeta untuk menemui ibunya tetapi ibunya telah turun ketika ia tiba. Dan semua yang terjadi kemudian, ia murka dan pergi. Sarla sekali lagi meminta maaf. Shrishti bertanya pada Sarla kalau ia akan meminta lamaran darinya, ia harus berhenti meminta maaf. Sarla menegur Shrishti menyampaikan ia melaksanakan kesalahan, ini bukan wacana mengemis. Preeta memberitahu Sarla bahwa Prithvi sudah mengerti, dan itu terlalu berlebihan. Prithvi melamun di hadapan Preeta alasannya yaitu tidak ingin harga diri ibunya turun di depannya. Prithvi, meminta Sarla untuk mendapatkan kembali lamaran mereka. Dia meyakinkan untuk menciptakan ibunya tiba lagi dan memperbaiki tanggal ijab kabul juga. Sarla senang dan meminta Shrishti untuk membawakan beberapa manisan. Preeta berpikir bahwa pernikahannya sangat berarti bagi Sarla. Sarla memanggil Shrishti untuk permen dan merindukan Janki. Prithvi bertanya wacana Janki. Sarla menyampaikan ia sedikit sadar tetapi sedang tidur, Dokter menyampaikan ia sanggup sadar kapan saja. Sarla menghargai Rishab yang mendapatkan dokter terbaik untuknya. Prithvi meminta untuk bertemu Janki. Sarla senang mempunyai Prithvi, ia gundah mengapa Karan melaksanakan ini semua. Preeta berpikir Karan sangat peduli dengan mereka, dan Prithvi tiba ke sini hanya alasannya yaitu dia. Dia merasa kasihan pada Karan.
Kareena dan Kritika sedang menentukan perhiasan. Rakhi membawa tumpukan kotak bersama dan bangga atas semua kebahagiaan. Karan bertanya wacana itu. Mereka memberitahunya wacana tanggal ijab kabul yang ditetapkan sehabis tiga hari. Karan bertanya-tanya bagaimana ia akan menghentikan perkembangan super cepat ini. Dia menuju kamarnya. Kareena bertanya-tanya mengapa ia selalu tetap tersesat. Rakhi menyampaikan ia niscaya lelah. Kareena mengira ia kesal dan tidak ingin Sherlin menikah di rumah ini. Dia meminta Preeta bertanggung jawab atas semua itu.
Bibi membawa Prithvi ke kamar dan ia pergi untuk membuka jendela. Prithvi mengutuk dirinya sendiri alasannya yaitu tidak membunuh Janki pada dikala yang tepat. Dia bertanya pada Bibi apa yang ia rasakan kalau itu tidak disengaja, atau mungkin ada musuh yang melaksanakan ini. Bibi menyampaikan mereka tidak pernah melaksanakan kesalahan pada siapapun, itu sanggup saja alasannya yaitu kesalahan. Prithvi menyampaikan ia tidak akan menyelamatkan orang yang bertanggung jawab atas semua ini. Dia beropini mungkin seseorang telah memukulnya keras di kepalanya. Bibi menyampaikan ia merasa Janki niscaya lari keluar dari kamar ketika ada api dan niscaya dipukul. Prithvi bersikeras ini wacana permusuhan. Bibi tidak mendapatkan dan meminta Janki untuk bangun. Prithvi senang bahwa mereka sedikit sederhana. Dia menetapkan untuk membunuh Janki, tidak ada yang akan mencurigainya? Dia berharap perempuan renta ini meninggalkan ruangan hanya selama lima menit.
Rishab tiba untuk menjemput Sherlin. Sopir memberinya beberapa obat. Rishab membelokkan kendaraan beroda empat ke rumah Preeta, ia menjelaskan bahwa ia akan membawa obat-obatan ke rumah Preeta itu penting. Dia merekomendasikan mereka untuk Janki. Sherlin tampak kesal, tetapi kemudian ia sendiri berpikir bahwa Prithvi harus ada di sana untuk ditangani. Dia ingin melihat mereka berdiri lebih dulu. Rishab menyampaikan Sherlin aneh, ia murka atau tersenyum sendiri. Sherlin menyampaikan ia sangat senang akan bertemu dengan Janki, ia baik. Rishab menyampaikan semua orang baik di rumah Sarla.
Di dalam ruangan, Karan kesal alasannya yaitu kalah dalam pertempuran melawan Sherlin. Dia bertanya-tanya mengapa ia tidak sanggup menetapkan apa yang diinginkannya, kemudian menyampaikan Preeta yaitu gadis yang sangat baik.
*Sinopsis ini dibentuk 1 Episode penayangan India
MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi |
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI
