BARU SINOPSIS SINOPSIS Ek Tha Raja Ek Thi Rani Episode 5 ANTV Tayang 27 Juli 2018 Lengkap || Sharmila tidak melepaskan tangan Rana tetapi beliau melepaskan tangannya. Rana pun pergi. Sharmila tiba ke samping dengan Kokilla dan menyampaikan beliau punya sikap dan itu akan menyenangkan. Kokilla menyampaikan bahwa beliau menyampaikan kepadanya bahwa beliau selalu karam dalam pikiran istri lamanya.
Dia menyarankan beliau untuk tidak menikahi seseorang yang menyayangi perempuan lain. Sharmila menyampaikan beliau suka teka-teki dan Rana juga teka-teki, bahkan beliau tidak ingin menikah. Dia pergi ke belakang Rana yang naik ke atas. Gayatri memperhatikan ini dan mengikutinya. Sharmila tiba di belakang Rana dan menyampaikan beliau telah mendengar di Amarkot, Rana yakni laki-laki yang sempurna, beliau bahkan tidak meminta untuk berdansa. Rana menyampaikan beliau mendengar bahwa para perempuan menunggu tuan-tuan untuk meminta tarian, bukan menanyai mereka. Dia mengambil daerah duduk. Sharmila menjadi kesal dan menyampaikan bagaimana beliau berani, beliau tidak tertarik padanya juga. Rana bertanya masih beliau meninggalkan pesta besar untuk mengikutinya di lantai atas. Dia menyampaikan metodenya wacana memperlihatkan ketidakhormatan sedikit berbeda. Sharmila mempertanyakan apa cara beliau memperlihatkan ketidakhormatan itu. Dia tidak menjawab, Sharmila pergi menyampaikan apa yang beliau pikirkan wacana dirinya, tidak problem kalau beliau tidak ingin berbicara. Rana bangkit sebentar dan pergi ke pesta di lantai bawah. Gayatri muncul dari balik tirai.
Di pesta Ratu tiba ke Rana dan bertanya apakah beliau menemui Sharmila. Rana menyampaikan beliau yakni gadis modern dan tidak perlu dihadiri. Ratu menerima bahwa ia bertingkah dengan para tamu dan menyampaikan kepadanya untuk memperbaiki kesalahannya. Ratu akan disalahkan alasannya yakni tidak membesarkannya dengan baik. Dia mewajibkan dan meminta pelayan untuk memperlihatkan gelas kepada gadis yang berdiri di lantai atas dan menyampaikan padanya bahwa beliau mengirimnya.
Para saudari membahas wacana misi mereka untuk pergi dan mencari Gayatri alasannya yakni mereka harus mengungkap rahasianya kepada orang tuanya.
Gayatri mengintip dari lantai atas, seorang pelayan membawakan minuman untuknya. Gayatri menyampaikan rasanya itu buruk, beliau masih berpikir Rana mengirim ini jadi beliau harus meminumnya.
Saudari tiba ke atas dan menyampaikan apa yang mereka lakukan di sini di lantai atas meninggalkan seluruh istana. Mereka mengarahkan Gayatri minum sesuatu, dan berkomentar itu niscaya minuman lezat. Mereka menyampaikan bahwa ibu mertua mereka menghalangi mereka untuk minum apa pun di sini. Mereka mengambil gelas dari nampan yang dibawa seorang pelayan. Dia menciumnya dan menyampaikan ini yakni anggur. Mereka bersorak bahwa Gayatri telah membuat pekerjaan mereka sangat mudah. Pasti akan ada drama hari ini.
Mabuk, Gayatri pergi ke bawah untuk melihat Rana. Saudari mencium anggur dan yang lebih renta menyampaikan bahwa ini niscaya anggur. Gayarti kehilangan kendali ketika beliau berdiri di atas tangga menatap Rana terus menerus. Dia menunjuk pada Rana dan menyampaikan beliau menatap laki-laki ini. Gayatri berpikir bahwa Rana aneh, beliau mengirim minumannya tetapi tidak tiba menemuinya, beliau harus menanyainya. Dia mengundurkan diri, menanyakan hal itu terlebih dahulu bahwa beliau akan berterima kasih kepadanya untuk minuman dan kemudian beliau akan bertanya mengapa beliau mengiriminya minuman pahit ibarat ini
Saudari tiba ke bawah dan menemui ibu menyampaikan mereka menemukan Gayatri tetapi beliau telah mencari seseorang. Mereka menerka Gayatri tidak mengenali siapa pun di sini selain mereka tetapi melihatnya. Ibu melihat Gayatri pergi di belakang Rana. Saudari menyesalkan bahwa tidak ada yang terjadi, ibu bertanya apa yang harus terjadi ketika Gayatri tiba ke sana. Ibu bertanya di mana beliau telah hilang. Gayatri menyampaikan beliau telah mencarinya ... kemudian berhenti dan berkata ayah. Ibunya menyampaikan beliau juga mencari ayah, mereka harus segera pulang. Saudari tiba menemui Gayatri dan bertanya apa yang beliau cari. Gayatri bertanya apakah mereka sudah tahu. Saudarinya menyampaikan kalau beliau tidak ingin menyampaikan itu baik-baik saja. Saudarinya memaksa Gayatri untuk minum lebih banyak lagi, beliau menolak menyampaikan bahwa mereka merasa sangat jelek tetapi saudarinya menyampaikan bahwa beliau harus meminumnya hanya dalam kenangan bagus yang beliau cari.
Dia menyarankan beliau untuk tidak menikahi seseorang yang menyayangi perempuan lain. Sharmila menyampaikan beliau suka teka-teki dan Rana juga teka-teki, bahkan beliau tidak ingin menikah. Dia pergi ke belakang Rana yang naik ke atas. Gayatri memperhatikan ini dan mengikutinya. Sharmila tiba di belakang Rana dan menyampaikan beliau telah mendengar di Amarkot, Rana yakni laki-laki yang sempurna, beliau bahkan tidak meminta untuk berdansa. Rana menyampaikan beliau mendengar bahwa para perempuan menunggu tuan-tuan untuk meminta tarian, bukan menanyai mereka. Dia mengambil daerah duduk. Sharmila menjadi kesal dan menyampaikan bagaimana beliau berani, beliau tidak tertarik padanya juga. Rana bertanya masih beliau meninggalkan pesta besar untuk mengikutinya di lantai atas. Dia menyampaikan metodenya wacana memperlihatkan ketidakhormatan sedikit berbeda. Sharmila mempertanyakan apa cara beliau memperlihatkan ketidakhormatan itu. Dia tidak menjawab, Sharmila pergi menyampaikan apa yang beliau pikirkan wacana dirinya, tidak problem kalau beliau tidak ingin berbicara. Rana bangkit sebentar dan pergi ke pesta di lantai bawah. Gayatri muncul dari balik tirai.
Di pesta Ratu tiba ke Rana dan bertanya apakah beliau menemui Sharmila. Rana menyampaikan beliau yakni gadis modern dan tidak perlu dihadiri. Ratu menerima bahwa ia bertingkah dengan para tamu dan menyampaikan kepadanya untuk memperbaiki kesalahannya. Ratu akan disalahkan alasannya yakni tidak membesarkannya dengan baik. Dia mewajibkan dan meminta pelayan untuk memperlihatkan gelas kepada gadis yang berdiri di lantai atas dan menyampaikan padanya bahwa beliau mengirimnya.
Para saudari membahas wacana misi mereka untuk pergi dan mencari Gayatri alasannya yakni mereka harus mengungkap rahasianya kepada orang tuanya.
Gayatri mengintip dari lantai atas, seorang pelayan membawakan minuman untuknya. Gayatri menyampaikan rasanya itu buruk, beliau masih berpikir Rana mengirim ini jadi beliau harus meminumnya.
Saudari tiba ke atas dan menyampaikan apa yang mereka lakukan di sini di lantai atas meninggalkan seluruh istana. Mereka mengarahkan Gayatri minum sesuatu, dan berkomentar itu niscaya minuman lezat. Mereka menyampaikan bahwa ibu mertua mereka menghalangi mereka untuk minum apa pun di sini. Mereka mengambil gelas dari nampan yang dibawa seorang pelayan. Dia menciumnya dan menyampaikan ini yakni anggur. Mereka bersorak bahwa Gayatri telah membuat pekerjaan mereka sangat mudah. Pasti akan ada drama hari ini.
Mabuk, Gayatri pergi ke bawah untuk melihat Rana. Saudari mencium anggur dan yang lebih renta menyampaikan bahwa ini niscaya anggur. Gayarti kehilangan kendali ketika beliau berdiri di atas tangga menatap Rana terus menerus. Dia menunjuk pada Rana dan menyampaikan beliau menatap laki-laki ini. Gayatri berpikir bahwa Rana aneh, beliau mengirim minumannya tetapi tidak tiba menemuinya, beliau harus menanyainya. Dia mengundurkan diri, menanyakan hal itu terlebih dahulu bahwa beliau akan berterima kasih kepadanya untuk minuman dan kemudian beliau akan bertanya mengapa beliau mengiriminya minuman pahit ibarat ini
Saudari tiba ke bawah dan menemui ibu menyampaikan mereka menemukan Gayatri tetapi beliau telah mencari seseorang. Mereka menerka Gayatri tidak mengenali siapa pun di sini selain mereka tetapi melihatnya. Ibu melihat Gayatri pergi di belakang Rana. Saudari menyesalkan bahwa tidak ada yang terjadi, ibu bertanya apa yang harus terjadi ketika Gayatri tiba ke sana. Ibu bertanya di mana beliau telah hilang. Gayatri menyampaikan beliau telah mencarinya ... kemudian berhenti dan berkata ayah. Ibunya menyampaikan beliau juga mencari ayah, mereka harus segera pulang. Saudari tiba menemui Gayatri dan bertanya apa yang beliau cari. Gayatri bertanya apakah mereka sudah tahu. Saudarinya menyampaikan kalau beliau tidak ingin menyampaikan itu baik-baik saja. Saudarinya memaksa Gayatri untuk minum lebih banyak lagi, beliau menolak menyampaikan bahwa mereka merasa sangat jelek tetapi saudarinya menyampaikan bahwa beliau harus meminumnya hanya dalam kenangan bagus yang beliau cari.
Seth dan ayahnya pergi. Kakak ipar mencoba untuk menghentikan ibu tetapi beliau tidak oke dengan itu.
Kunwar melihat Lakshraaj dengan seseorang sementara istrinya berdiri sendiri mengamati bahasa badan suaminya. Kunwar berpikir beliau tidak sanggup berbuat apa-apa wacana Lakshraj.
Gayatri berjalan dengan resah ke arah Rana. Rana hanya menggeser tempatnya, orang lain menyampaikan beliau bukan Rana ketika Gayatri menyampaikan kepadanya bahwa beliau ingin menyampaikan sesuatu. Gayatri kehilangan kendali, abang iparnya memeluknya. Gayatri menyampaikan kepada mereka bahwa kepalanya terbentur.
PIstri Lakshraj mengirim seorang pembantu untuk mengingatkan Kunwar bahwa beliau harus memperkenalkannya kepada orang yang berbeda juga. Lakshraj mengirim pelayan itu dengan marah. Istrinya berpikir bahwa hingga kebenaran berada di bawah proteksi beliau sanggup melindungi rasa hormat mereka, tetapi kini beliau juga tidak akan berbuat apa-apa. Seorang lelaki mendatanginya, beliau berkata bahwa beliau kini akan menikmatinya dan menyerukan minuman.
Ibu mencari Gayatri di luar istana, Gayatri tidak tergelincir di tangga tetapi kehilangan kontrol dirinya. Ibunya mencium lisan Gayatri dan bertanya apakah beliau mabuk. Gayatri tanpa sadar. Kakak ipar mencoba untuk membuat problem sementara ibu menghentikan mereka menyampaikan bahwa mereka akan berbicara di rumah.
Lakshraj masih bersama laki-laki lain, istrinya bermain dengan laki-laki lain. Ratu mengisyaratkan Kokila untuk menjaga menantu perempuannya dalam hal keluarga. Kokilla mendatanginya dan mengirim laki-laki itu pergi, beliau bertanya apakah beliau peduli dengan nama dan menghormati keluarga kerajaannya ini. Raaj Kumari bertanya apakah mereka telah menyimpan beberapa batasan untuk putra mereka juga, kisahnya benar-benar populer selama ini. Ratu menatap Kokilla alasannya yakni membuat lebih banyak drama.
Seth Govind keluar sementara ibu dan Gayatri berangkat di mobil. Dia menyampaikan beliau akan bersama Gayatri di kereta kuda, tetapi ibu menyampaikan beliau sudah lelah dan tertidur. Penjaga menyampaikan pada Seth bahwa kereta dorongnya telah disita alasannya yakni hanya orang kerajaan yang diizinkan menaiki enam kereta kuda. Dia sanggup menyiapkan mobil. Seth berteriak bahwa beliau tiba sendiri dan akan pergi sendiri, ingat konfrontasi Kunwar dengannya beliau meninggalkan kerajaan dengan ketus dengan anak-anaknya.
Kokilla berteriak di pesta bahwa beliau tidak mempunyai rasa aib atau rasa hormat. Raaj Kumari menyampaikan beliau tidak berdaya alasannya yakni semua rasa aib terletak pada putranya. Rana tiba ke Kokilla dan mengirimnya pergi. Dia mengambil gelas dari tangan Raaj Kumari, beliau bertanya mengapa beliau begitu kesal. Dia bilang kalau perempuan tidak punya hak untuk murka sekarang? Rana menyampaikan beliau selalu menginginkan seorang saudara perempuan, hari ini beliau berpikir kalau beliau mempunyai saudara perempuan, itu akan menjadi ibarat dia. Dia membawanya sambil bergandengan tangan untuk berbicara dengannya. Ratu mengangguk pada Rana.
Ibu mengutuk Gayatri alasannya yakni merusak semua yang dibesarkannya. Kakak ipar mengejek Gayatri bahwa tidak ada orang yang tidak tahu aib dalam keluarga mereka. Gayarti masih tersenyum, kepalanya terbentur dan beliau terang tidak mengerti apa-apa. Seth pulang. Gayatri tersenyum padanya.
Seth bertanya ketika beliau pulang, mengapa mereka tidak mendengar bunyi gerobak. Putranya menyampaikan padanya bahwa istana kerajaan menyita kereta. Ibu khawatir tetapi Seth bertanya apa yang telah dilakukan Gayatri. Bhabhi menyampaikan kepadanya bahwa beliau minum di istana kerajaan. Gayatri tersenyum ketika ayah tiba kepadanya dan bertanya apakah beliau minum di istana. Gayatri berbicara dan mencium mulutnya. Seth menamparnya dengan keras. Dia menyampaikan bahwa orang-orang Amarkot menyampaikan bahwa Seth Govind mempunyai legalisasi berlian yang terbaik, beliau salah bahwa beliau selalu menganggap sepotong beling sebagai berlian. Dia menyampaikan bahwa terbang di langit membutuhkan tunjangan keluarga juga, hari ini beliau melanggar batas itu.
Ayah menyampaikan bahwa itu yakni kesalahannya bahwa beliau tidak membedakan antara anak perempuan dan anak laki-laki. Gayatri menyampaikan bahwa kesalahan itu miliknya, beliau ingin menyampaikan yang sebenarnya. Dia tidak tahu apa yang beliau minum. Kakak ipar menyampaikan bahwa Gayatri mempunyai begitu banyak kebebasan sehingga beliau tidak sanggup membedakan antara benar dan salah. Saudara Gayatri dengan tegas menyampaikan bahwa beliau tidak akan pernah meninggalkan rumah lagi. Semua orang di keluarga pergi. Gayatri duduk di lantai, khawatir.
Ratu menerima surat dari pangeran Kinour, mereka telah menulis keluhan wacana sikap Rana di pesta. Mereka menolak lamaran itu. Yashoda bertanya pada Ratu mengapa beliau membuatnya membacanya lagi dan lagi, Ratu menyampaikan bahwa bukan pangeran Kinour yang melaksanakan kesalahan, itu yakni Rana. Rana tiba ke sana, Ratu memintanya untuk membaca surat itu. Dia menyampaikan beliau tidak tahu mereka akan begitu memikirkannya. Ratu mengirim Yashoda keluar. Rana menyampaikan beliau sudah menyampaikan kepadanya bahwa Sharmilla bukan Surakshna dan beliau tidak akan pernah menikahi orang lain. Nama Surakshna tercetak di hatinya. Ratu berteriak padanya untuk menghentikan ini, kini ini bukan hanya problem hidupnya tetapi juga orang lain. Rana bertanya wacana apa itu.
Gayatri menemui ibunya, ibu murka dan menyampaikan beliau sanggup memaafkannya hanya kalau beliau yakni putrinya, tapi beliau tidak. Dia yakni orang lain dan bertanya mengapa beliau minum di istana. Gayatri menyampaikan bahwa beliau yakni bayangan ibunya, beliau menyembunyikan sesuatu darinya tetapi akan memberitahunya sekarang.
Rana bertanya pada Ratu mengapa beliau begitu khawatir, itu hanya sebuah lamaran. Ratu menyampaikan bahwa penolakannya menempatkan negara ini dalam problem besar. Rana meminta Ratu duduk dan menyampaikan beliau telah mengurus negara selama enam tahun terakhir, kini beliau kembali ke sini. Ratu menyampaikan bahwa di masa kecilnya beliau terbiasa senang dengan kisah yang beliau ceritakan kepadanya alasannya yakni beliau tidak tahu yang sebenarnya. Tapi beliau tidak sanggup senang alasannya yakni beliau tahu semua kebenaran. Dia menyampaikan bahwa negara ini, istana dan pemerintahan ini telah berhutang kebijaksanaan dengan uang Govind Seth. Rana menjadi gelisah sekaligus, beliau berdiri dan bertanya mengapa ini semua status, pesta, gaya hidup, pelayan? Dia bertanya mengapa mereka tidak memberitahunya. Ratu menyampaikan beliau sangat khawatir, beliau tidak ingin beliau lebih khawatir. Tetapi beliau selalu berusaha, beliau tidak oke untuk menaikkan pajak, atau menikah. Negara ini dijalankan dengan uang Govind Seth,
Gayatri menyampaikan kepada ibunya bahwa beliau senang di dunia kecilnya, buku dan mimpi. Dia biasa memikirkan mimpi bahwa mereka hanya terlihat dikala tidur, maka beliau harus tahu bahwa mereka juga sanggup tidur tanpa tidur. Dia bermimpi untuk pertama kalinya dengan mata terbuka ketika beliau pertama kali melihat Rana, beliau mendengar jantungnya berdetak untuk pertama kalinya pada hari beliau menyelamatkannya dari air. Dia tidak sanggup mendapatkannya kalau beliau karam atau tenggelam. Hari itu, ambisinya harus terbang. Dia telah menyelamatkan hidupnya sehingga beliau ingin bertemu dengannya, tetapi ketika beliau tiba di kuil, tampaknya Tuhan juga ingin beliau menikah dengannya. Dia membuat sapu tangan untuknya, beliau tidak berpikir beliau akan pernah melihatnya tetapi beliau memakainya di istana. Kemudian beliau mengirim minuman itu untuknya, beliau tidak berpikir apa itu dan hanya meminumnya. Dia menyampaikan itu bukan kesalahannya, beliau hanya mencintainya. Ibu menghentikannya dan bertanya siapa yang memberinya hak untuk mencintai. Gadis-gadis di Hindustan tidak diizinkan untuk mencintai, kita bahkan tidak punya hak untuk mencucurkan air mata untuk diri kita sendiri. Dan beliau mempunyai usia renta bertarung dengan takdir, beliau telah dituduh tidak beruntung. Dia melarangnya untuk tidak membawa ini lagi di lidahnya, di depan ayahnya atau siapa pun. Dia harus menyeka mimpinya dengan air matanya, beliau harus menangis malam ini sebanyak yang beliau inginkan, tetapi mulai besok beliau tidak akan membawa ini di lidahnya sekalipun.
Keesokan paginya, ibu tiba ke Seth Govind dikala beliau bersiap-siap. Seth bertanya wacana Gayatri dan menyampaikan beliau pikir beliau harus berbicara dengannya. Ibu menyampaikan beliau tidak perlu berbicara dengannya, beliau telah memberinya banyak kebebasan dan berpikir beliau sanggup bermimpi dan melaksanakan apa yang beliau inginkan. Dia minum kemarin tapi beliau memimpikannya semenjak lama. Dia memintanya untuk mencari lamaran untuk Gayatri sekarang. Seth tidak siap untuk menikahkan Gayatri kepada siapa pun yang tidak memenuhi syarat tetapi terus menanamkan di kepalanya dan meminta beliau untuk tidak menghentikannya melihat lamaran untuk Gayatri.
*Sinopsis ini dibentuk 3 Episode penayangan India
MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi |
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI
Ayah menyampaikan bahwa itu yakni kesalahannya bahwa beliau tidak membedakan antara anak perempuan dan anak laki-laki. Gayatri menyampaikan bahwa kesalahan itu miliknya, beliau ingin menyampaikan yang sebenarnya. Dia tidak tahu apa yang beliau minum. Kakak ipar menyampaikan bahwa Gayatri mempunyai begitu banyak kebebasan sehingga beliau tidak sanggup membedakan antara benar dan salah. Saudara Gayatri dengan tegas menyampaikan bahwa beliau tidak akan pernah meninggalkan rumah lagi. Semua orang di keluarga pergi. Gayatri duduk di lantai, khawatir.
Ratu menerima surat dari pangeran Kinour, mereka telah menulis keluhan wacana sikap Rana di pesta. Mereka menolak lamaran itu. Yashoda bertanya pada Ratu mengapa beliau membuatnya membacanya lagi dan lagi, Ratu menyampaikan bahwa bukan pangeran Kinour yang melaksanakan kesalahan, itu yakni Rana. Rana tiba ke sana, Ratu memintanya untuk membaca surat itu. Dia menyampaikan beliau tidak tahu mereka akan begitu memikirkannya. Ratu mengirim Yashoda keluar. Rana menyampaikan beliau sudah menyampaikan kepadanya bahwa Sharmilla bukan Surakshna dan beliau tidak akan pernah menikahi orang lain. Nama Surakshna tercetak di hatinya. Ratu berteriak padanya untuk menghentikan ini, kini ini bukan hanya problem hidupnya tetapi juga orang lain. Rana bertanya wacana apa itu.
Gayatri menemui ibunya, ibu murka dan menyampaikan beliau sanggup memaafkannya hanya kalau beliau yakni putrinya, tapi beliau tidak. Dia yakni orang lain dan bertanya mengapa beliau minum di istana. Gayatri menyampaikan bahwa beliau yakni bayangan ibunya, beliau menyembunyikan sesuatu darinya tetapi akan memberitahunya sekarang.
Rana bertanya pada Ratu mengapa beliau begitu khawatir, itu hanya sebuah lamaran. Ratu menyampaikan bahwa penolakannya menempatkan negara ini dalam problem besar. Rana meminta Ratu duduk dan menyampaikan beliau telah mengurus negara selama enam tahun terakhir, kini beliau kembali ke sini. Ratu menyampaikan bahwa di masa kecilnya beliau terbiasa senang dengan kisah yang beliau ceritakan kepadanya alasannya yakni beliau tidak tahu yang sebenarnya. Tapi beliau tidak sanggup senang alasannya yakni beliau tahu semua kebenaran. Dia menyampaikan bahwa negara ini, istana dan pemerintahan ini telah berhutang kebijaksanaan dengan uang Govind Seth. Rana menjadi gelisah sekaligus, beliau berdiri dan bertanya mengapa ini semua status, pesta, gaya hidup, pelayan? Dia bertanya mengapa mereka tidak memberitahunya. Ratu menyampaikan beliau sangat khawatir, beliau tidak ingin beliau lebih khawatir. Tetapi beliau selalu berusaha, beliau tidak oke untuk menaikkan pajak, atau menikah. Negara ini dijalankan dengan uang Govind Seth,
Gayatri menyampaikan kepada ibunya bahwa beliau senang di dunia kecilnya, buku dan mimpi. Dia biasa memikirkan mimpi bahwa mereka hanya terlihat dikala tidur, maka beliau harus tahu bahwa mereka juga sanggup tidur tanpa tidur. Dia bermimpi untuk pertama kalinya dengan mata terbuka ketika beliau pertama kali melihat Rana, beliau mendengar jantungnya berdetak untuk pertama kalinya pada hari beliau menyelamatkannya dari air. Dia tidak sanggup mendapatkannya kalau beliau karam atau tenggelam. Hari itu, ambisinya harus terbang. Dia telah menyelamatkan hidupnya sehingga beliau ingin bertemu dengannya, tetapi ketika beliau tiba di kuil, tampaknya Tuhan juga ingin beliau menikah dengannya. Dia membuat sapu tangan untuknya, beliau tidak berpikir beliau akan pernah melihatnya tetapi beliau memakainya di istana. Kemudian beliau mengirim minuman itu untuknya, beliau tidak berpikir apa itu dan hanya meminumnya. Dia menyampaikan itu bukan kesalahannya, beliau hanya mencintainya. Ibu menghentikannya dan bertanya siapa yang memberinya hak untuk mencintai. Gadis-gadis di Hindustan tidak diizinkan untuk mencintai, kita bahkan tidak punya hak untuk mencucurkan air mata untuk diri kita sendiri. Dan beliau mempunyai usia renta bertarung dengan takdir, beliau telah dituduh tidak beruntung. Dia melarangnya untuk tidak membawa ini lagi di lidahnya, di depan ayahnya atau siapa pun. Dia harus menyeka mimpinya dengan air matanya, beliau harus menangis malam ini sebanyak yang beliau inginkan, tetapi mulai besok beliau tidak akan membawa ini di lidahnya sekalipun.
Keesokan paginya, ibu tiba ke Seth Govind dikala beliau bersiap-siap. Seth bertanya wacana Gayatri dan menyampaikan beliau pikir beliau harus berbicara dengannya. Ibu menyampaikan beliau tidak perlu berbicara dengannya, beliau telah memberinya banyak kebebasan dan berpikir beliau sanggup bermimpi dan melaksanakan apa yang beliau inginkan. Dia minum kemarin tapi beliau memimpikannya semenjak lama. Dia memintanya untuk mencari lamaran untuk Gayatri sekarang. Seth tidak siap untuk menikahkan Gayatri kepada siapa pun yang tidak memenuhi syarat tetapi terus menanamkan di kepalanya dan meminta beliau untuk tidak menghentikannya melihat lamaran untuk Gayatri.
*Sinopsis ini dibentuk 3 Episode penayangan India
MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi |
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI
