Judul - Rentang Kisah
Siapa yang nggak kenal Youtuber satu ini? Singkat saja jadi Gita merupakan seorang mahasiswa yang berkuliah di Jerman dan aktif membuat konten Youtube baik tentang vlog sehari-hari maupun video beropini. Salah satu akun Youtube yang rajin saya tonton. Dia juga blogger, tapi sekarang memang yang paling aktif akun Youtube dia. Buku Rentang Kisah ini merupakan buku pertamanya.
Selain video-videonya, terutama segmen beropini (yang menurut saya sangat menarik), saya juga menyukai tulisan-tulisan di blognya. Gita merupakan salah satu influencer yang membuat saya bisa mempunyai pendapat sendiri, pendirian sendiri, dan percaya diri untuk bisa mengungkapkannya. I don't know, I just feel it that way. Karena itulah saya akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini.
Baca: Introver dan Dunianya
Buku ini berkisah tentang kehidupan Gita pada fase pasca-SMA hingga kehidupan dia di Jerman. Bagaimana kehidupan SMA dia dulu, bagaimana usahanya untuk berhasil masuk FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB tapi akhirnya banting stir kuliah Kimia Murni di Jerman, dan bagaimana hubungannya dengan Islam. Kayak buku harian aja. Kita sebagai pembaca seakan-akan seperti seorang teman yang sedang mendengarkan cerita dari Gita.
Yang membuat buku ini menarik adalah originalitasnya. Saya suka mendengar atau membaca cerita-cerita nyata kehidupan seseorang dan bagaimana orang tersebut bisa mengambil hikmahnya. Blogger yang sampai saat ini masih saya ikuti rata-rata merupakan blog yang memang berfungsi sebagai tempat penampung pikiran-pikiran pribadi. Dan salah satunya blog Gita juga. Kalau membandingkan tulisan Gita di Rentang Kisah dan di blognya, jujur saya lebih menyukai tulisan di blog. Lebih Gita banget. Mungkin karena tulisan di blog lebih 'suka-suka', tidak terikat editor, dan menggunakan gue-elu. Agak aneh membaca Rentang Kisah dengan kata ganti 'aku' padahal nggak di video nggak di tulisan blog pakainya 'gue'. Ohya, beberapa tulisan blog Gita yang populer juga ditambahkan di buku ini.
Selain itu, latar waktu yang dipakai sama dengan timeline hidup saya saat ini. Makanya bukunya menarik buat saya karena saya bisa merasa relatable dengan pikiran dan kegundahan yang dialami Gita. Mulai mempertanyakan hal-hal dan mulai memiliki stance sendiri.
Yang amazing dari buku ini adalah hanya dalam waktu dua tahun sudah menuju cetakan ketujuh. Saya rasa Rentang Kisah seperti another form of motivational book. Saya kadang-kadang merasa meh ketika disuguhi kisah orang yang hebat tapi hebat dari sononya. Misal gini nih, ada orang dari kecilnya udah pintar lah, juara lah, lalu pas gede sukses luar biasa. Nothing so impressive about. Kadang kisah orang biasa tapi lebih dekat dengan 'kehidupan pada umumnya' lebih bisa membawa motivasi. Saya mendapat pikiran ini ketika ada sebuah acara di sekolah saya dulu dan rencananya akan mengundang pembicara yang inspiring lah pokoknya. Ketika diskusi tentang 'bagaimana sosok pembicara yang diinginkan', satu pernyataan yang sangat saya ingat adalah sebuah usul tentang bagaimana kalau orang yang diundang merupakan orang yang biasa-biasa saja di sekolah, tapi berhasil berjuang dan akhirnya menjadi luar biasa. Pembicara yang sudah terlalu luar biasa di awal hanya akan menambah rasa inferior. Bukan malah memacu semangat, tapi malah makin membuat semakin tidak percaya diri. Seorang Gita yang biasa saja, namun bisa mengambil pelajaran dari masalah-masalah yang dihadapinya, sesederhana itu isi Rentang Kisah. Tapi efek motivasinya bisa sangat kentara. Dan saya rasa itulah yang membuat buku ini sampai bisa naik cetak ketujuh secepat ini. Bahkan katanya bakal diangkat ke layar lebar. Wow.
Buku ini bisa dibaca semua kalangan usia. But I would say, it will work best for those who are in their early 20's. Karena semuanya bakal terasa sangat relatable. Kalau buku motivasi bisa dikategorikan, maka Rentang Kisah adalah buku motivasi untuk mereka di usia awal 20-an.