Teknik Informatika ITB: A Snippet of Informatics Student Life #1 (Semester 3)

Teknik Informatika ITB: A Snippet of Informatics Student Life #1 (Semester 3)

Di tulisan ini saya pengen ngasih gambaran tentang kehidupan mahasiswa Teknik Informatika nih. Pas banget abis selesai UAS di semester pertama hidup di Teknik Informatika ITB.

Baca cerita semester 4 di Teknik Informatika ITB: A Snippet of Informatics Student Life #2 (Semester 4).

Sebenarnya tulisan ini udah ngendep dari lama banget. Tapi akhirnya saya memutuskan melanjutkan tulisan ini setelah semester pertama ini officially done uhyeah.

Tentang alasan saya mau masuk Informatika sudah pernah saya tulis. Sebenernya intinya ngoding nampaknya seru dan didukung oleh hasil psikotes saya.


Buat semester satu dan dua (jadi satu post) bisa baca Satu Tahun STEI ITB.

Ohya, saya ingin menekankan bahwa ini saya membahas jurusan Informatika ya, bukan Komunikasi. Komunikasi itu lebih ke jurnalistik dan sebangsanya gitu. Kalo nggak salah ya, kalo salah harap maklum kan bukan jurusan saya, hehehe. Informatika itu yang ngoding-ngoding gitu elah, masih masuk rumpun sains. Kalo Komunikasi itu masuknya rumpun sosial. Jadi bedakan ya. Saya pernah nemu seorang anak yang bilangnya pengen jago ngoding, makanya masuk Komunikasi ... kan saya ngakak jadinya, hahaha.

Tambahan lagi Teknik Informatika mirip-mirip kok sama Ilmu Komputer. Kalo di ITB adanya Teknik Informatika dan di Teknik Informatika itu nanti akan bercabang keahliannya, ada CS (Computer Science) atau SE (Software Engineering). Bedanya apa? Nanti ya saya tulis kalo udah tingkat 4. Sekarang kan masih cimit-cimit gitu nggak ngerti.

Dan ini dibikin part-part gitu mengikuti keberjalanan kuliah saya, hehehe.


KAMUS
tubes: tugas besar
matkul: mata kuliah
STEI: Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
TPB: Tahap Persiapan Bersama (alias Tingkat 1 di ITB)

In case you don't know.

And if you know what I mean. Hehe.


Mata Kuliah

Just a sneak peek. Bab-bab yang dipelajari tiap matkul di sini biasanya saling relate antara satu matkul sama matkul yang lain, kadang bingung malah, �Ini pelajaran di matkul mana ya?�. Apa untungnya? Satu, lebih paham, atau dua, bisa bobo di salah satu matkul yang pelajarannya sama. Hehe.

Algoritma dan Struktur Data (Alstrukdat)

Matkul ini ngajarin tentang berbagai jenis tipe data. Ada array, matriks, mesin kata, stack, queue, list, graf, dan pohon biner. Abis belajar ini diharapkan bisa menentukan jenis tipe data yang paling efektif dan efisien untuk program tertentu. Program pencarian dengan filter-filter tertentu kek, mainan ular tangga kek (ini sih soal ujian hehe), kamus kek (soal ujian gue nih), dan lain-lain. Ini matkul yang tiap minggu ada pra-praktikum, praktikum, dan latihan praktikum. Ada satu tubes.


Matematika Diskrit (Matdis)

Belajar Matematika lagi nih. Nggak ada turunan sama integral kok. Materi yang menurut saya baru banget itu Aljabar Boolean (belajar logika tapi lebih kompleks), Teori Bilangan (memahami mod), Graf, Pohon, dan Kompleksitas Algoritma (menghitung berapa lama sih sebuah kode program diproses oleh komputer, ini bab terabstrak menurut saya, hahaha). Nggak ada tubes, tapi di akhir ada tugas makalah.

Logika Informatika (Logif)

Di sini belajar apakah suatu klausa itu valid atau nggak dengan teknik tertentu. Pake table kebenaran, modus-modus, corat-coret, dan yang rada mikir pake relational resolution (apaan nih?!). Ada praktikumnya di paruh semester kedua, ngoding dengan menggunakan Bahasa Prolog. Adalah bahasa pemrograman inilah yang menggunakan konsep pemrograman deklaratif. Praktikumnya susah coy, kok bisa? Karena latihan ngodingnya sekaligus pas praktikum. Nggak ada sekelumit latihan soal dulu gitu. Biasanya salah muter-muter bukan karena nggak bisa logikanya, tapi karena nggak terlalu ngerti syntax-nya. Di akhir ada satu tubes.

Aljabar Geometri (Algeo)

Ini bau-bau Matematika lagi nih. Belajar cara menghitung solusi persamaan linier pake Gauss dan belajar transformasi. Say hello to vectors, eigen, and quaternions. Tingkat lanjut dari matkul ini adalah pengolahan citra kalo nggak salah denger ya. Hehe. Ada dua tubes.


Organisasi dan Arsitektur Komputer (Orkom)

Belajar bilangan biner, heksadesimal, prinsip-prinsip representasi yang dipakai komputer, Bahasa Assembly (balik ke pemrograman zaman baheula dong), Buffer Overflow (sedikit tentang dunia hacking), Storage, Cache, dan masih banyak harusnya tapi semester 3-nya udah keburu berakhir, wkwkwk. Seru sih belajar ini. Di sini diajari konsep-konsep yang jarang diketahui programmer pada umumnya, apalagi yang autodidak. Misal bagaimana cara menuliskan tipe data biar memori bisa di-save banyak, gimana cara baca matriks biar efisien, kenapa baca dan edit fail di flashdisk bikin cepet rusak (ini gue nggak tau sebabnya, soalnya lagi bobo, hehehe), dan sebagainya. Seru kok. Ada tiga praktikum. Nggak ada tubes, hamdalah. Kata dosennya dulu ada tubes bikin program dari Bahasa Assembly langsung. Hahaha, ngebayanginnya aja mau nangis. Matkul ini tuh kalo skip sekali, ambyar sudah semua. Titah dosen adalah segalanya. Menurut saya ya.

Teori Bahasa Formal dan Otomata (TBFO)

Ini matkul yang paling nggak kebayang bakal belajar apaan di awal-awal. Ternyata belajar membuat suatu langkah dan aturan agar sebuah input tertentu diterima sedangkan yang lainnya tidak. Bingung nggak lo? Hahaha. Kalem, ada teorinya. Pokoknya ini belajar Deterministic Finite Automata, Non-deterministic Finite Automata, Regular Language, Parsing, Context-free Language, Pushdown Automata, dan Mesin Turing. Nyerempet belajar Natural Language Processing (NLP), intinya nentuin apakah suatu kalimat memiliki sintaksis dan semantik yang oke. Ujung lanjut dari TBFO ini adalah Artificial Intelligence (AI). Tubesnya ada dua.


Ada salah satu, salah dua, salah tiga, atau salah semua yang menarik? Mungkin bisa dicoba SNMPTN atau SBMPTN pilihan pertamanya STEI ITB. Mamam dulu materi TPB terus pas penjurusan pilihan pertamanya Teknik Informatika, yes?

Random Impressions

Ini hanya sedikit curhatan saya sih, ternyata saya akhirnya muak juga ngeliat kode berbaris-baris. Mungkin saya bakal cenderung ke arah yang lebih minimal ngodingnya. Entahlah.

Baca: Ngoding  is Lyfe (bukti kepusingan saya)

Ohya, selama satu semester ini, barang super wajib saya selain dompet adalah laptop. Ini laptop kemana-mana dibawa. Karena pas ada dikit aja waktu gabut pasti mikir, ah mending ngoding aja ngerjain tugas. Kodingan nggak bisa dianak tirikan pokoknya. :�

Sering banget tiap pagi mendapati si laptop dalam keadaan sleep. Atau yang parah bener-bener mati gara-gara baterai merah, ketiduran dan nggak dicas.

Kadang greget sendiri guling-guling karena nggak dapet logika buat dikoding.

Temen sekelompok tubes juga macem-macem jenisnya. Ada yang solo coder (semua kodingan dikerjain sendiri, gue nggak bakal pernah jadi soloist kayaknya, kerjain bareng lah plis, dua kali saya sekelompok dengan solo coder), ada yang ngilang, ada yang sip oke sekali diajak kerjasama.


Sampah-sampah tubes berupa fail-fail berformat macem-macem adalah suatu keniscayaan. In the end of semester beberes laptop sih wajib.

Semester ini saya jarang bolos loh. Tapi di kelas bobo. Hehe.

And last, somehow saya merasa saya belajarnya acak-acakan. Dulu kalo ada pelajaran yang nggak terlalu suka masih bisa gitu dipaksa belajar. Tapi sekarang kalo nggak minat yaudah bye!


Semoga semester depan menyenangkan aja lah.

Sampai jumpa di akhir semester empat!